Skip to content
Resource

Contoh Skenario: Mengamankan Platform Fintech dari Serangan Ransomware

Demonstrasi bagaimana layanan cybersecurity komprehensif melindungi operasional fintech

November 1, 2025
10 min read
Ambara Digital Nusantara

⚠️ Catatan: Ini adalah skenario contoh (hypothetical case study) untuk mendemonstrasikan bagaimana layanan cybersecurity komprehensif dapat melindungi perusahaan fintech. Angka dan metrik yang ditampilkan adalah ilustrasi berdasarkan standar industri dan pengalaman tim kami.

πŸ“Š Ringkasan Skenario

Profil Perusahaan (Contoh)

Industri: Financial Technology (Fintech)

Ukuran: 150+ karyawan

Lokasi: Jakarta, Indonesia

Transaksi: Rp 50+ miliar/bulan

Potensi Hasil

βœ“Mencegah kerugian Rp 2.4 miliar
βœ“Response time <12 menit
βœ“ROI 450% dalam 6 bulan
βœ“Zero data breach sejak implementasi

🎯 Tantangan (Challenge)

Sebuah platform fintech terkemuka di Jakarta mengalami serangan siber yang semakin meningkat. Dalam 3 bulan terakhir, mereka menghadapi:

⚠️ Ancaman Keamanan

  • β€’15+ percobaan phishing targeting karyawan
  • β€’Ransomware attempt yang hampir berhasil
  • β€’DDoS attacks mengakibatkan downtime
  • β€’Credential stuffing pada user accounts

πŸ’Ό Dampak Bisnis

  • β€’Potential loss Rp 2.4 miliar jika data leak
  • β€’Customer trust menurun drastis
  • β€’Risiko sanksi OJK dan BI
  • β€’Pertumbuhan bisnis terhambat

πŸ” Root Cause Analysis

Setelah initial assessment, kami mengidentifikasi masalah utama:

  1. 1. Tidak ada security monitoring 24/7
  2. 2. Vulnerability tidak terdeteksi secara proaktif
  3. 3. Incident response plan tidak ada
  4. 4. Security awareness karyawan rendah
  5. 5. Compliance UU PDP belum terpenuhi

πŸ’‘ Solusi (Solution)

Ambara Digital mendesain dan mengimplementasikan solusi keamanan komprehensif yang disesuaikan dengan kebutuhan dan regulasi fintech Indonesia:

πŸ”Phase 1: Rapid Security Assessment (Week 1-2)

Penetration Testing Komprehensif

  • β†’Web application penetration testing
  • β†’Mobile app security assessment (iOS & Android)
  • β†’API security testing
  • β†’Infrastructure vulnerability scan
  • β†’Social engineering assessment

Gap Analysis

  • β†’Security posture assessment
  • β†’Compliance gap analysis (OJK, BI, UU PDP)
  • β†’Risk prioritization matrix
  • β†’Remediation roadmap

Result: Identified 37 vulnerabilities (12 critical, 15 high, 10 medium)

πŸ›‘οΈPhase 2: SOC Implementation (Week 3-6)

24/7 Security Operations Center

  • β†’Real-time security monitoring
  • β†’SIEM deployment (Wazuh + Elasticsearch)
  • β†’EDR implementation across endpoints
  • β†’Network traffic analysis
  • β†’Threat intelligence integration

Detection Engineering

  • β†’Custom detection rules untuk fintech threats
  • β†’Automated alerting & escalation
  • β†’False positive tuning
  • β†’Playbook development

Result: Achieved <12 min mean time to detect (MTTD)

⚑Phase 3: Incident Response Readiness (Week 7-8)

IR Team Establishment

  • β†’Incident response plan development
  • β†’CSIRT team training
  • β†’Communication protocols
  • β†’Forensics toolkit setup
  • β†’Backup & recovery procedures

Simulation & Testing

  • β†’Tabletop exercises
  • β†’Ransomware simulation
  • β†’Data breach drill
  • β†’Crisis communication practice

Result: IR team ready with <15 min response SLA

πŸ”’Phase 4: Remediation & Hardening (Week 9-12)

Vulnerability Remediation

  • β†’Critical vulnerabilities patched (100%)
  • β†’High-risk findings remediated
  • β†’Secure coding guidelines
  • β†’Code review process improvement

Security Controls

  • β†’Multi-factor authentication (MFA) rollout
  • β†’Privileged access management (PAM)
  • β†’Data encryption at rest & in transit
  • β†’Web application firewall (WAF)
  • β†’DDoS protection

Result: Security posture improved from 42% to 91%

πŸ“šPhase 5: Training & Compliance (Week 13-16)

Security Awareness Program

  • β†’Phishing simulation campaign
  • β†’Security training untuk semua karyawan
  • β†’Developer security training
  • β†’Executive risk briefing

UU PDP Compliance

  • β†’Data inventory & mapping
  • β†’Privacy impact assessment
  • β†’Consent management implementation
  • β†’Privacy policy & documentation
  • β†’Breach notification procedures

Result: 100% employee trained, UU PDP compliant

πŸ“ˆ Hasil (Results)

Rp 2.4M
Kerugian Dicegah

Ransomware attack berhasil diblokir, mencegah potential loss

450%
ROI

Return on investment dalam 6 bulan berdasarkan cost avoided

<12 min
MTTD

Mean Time To Detect - dari sebelumnya >48 jam

91%
Security Score

Improvement dari 42% menjadi 91%

0
Data Breaches

Zero data breach sejak implementasi (6 bulan)

100%
Compliance

UU PDP, OJK, dan Bank Indonesia compliant

πŸ’° Financial Impact

Cost Avoided:

  • β€’ Ransomware damage: Rp 2,400,000,000
  • β€’ Potential OJK fine: Rp 500,000,000
  • β€’ Customer churn prevention: Rp 1,200,000,000
  • β€’ Reputation damage: Rp 800,000,000
  • Total: Rp 4.9 miliar

Investment:

  • β€’ SOC Implementation: Rp 450,000,000
  • β€’ Penetration Testing: Rp 180,000,000
  • β€’ Training & Compliance: Rp 120,000,000
  • β€’ Tools & Licenses: Rp 180,000,000
  • β€’ Ongoing Support (6mo): Rp 150,000,000
  • Total: Rp 1.08 miliar

ROI = (Rp 4.9M - Rp 1.08M) / Rp 1.08M = 454%

πŸ’¬ Testimoni Klien

BS

Budi Santoso

Chief Information Security Officer (CISO)

Major Fintech Platform, Jakarta

"Ambara Digital menyelamatkan perusahaan kami dari potensi kerugian miliaran rupiah. Tim mereka sangat profesional, responsif, dan memahami dengan baik landscape keamanan siber di Indonesia. SOC 24/7 mereka berhasil mendeteksi dan memblokir ransomware attack dalam hitungan menit. Investasi terbaik yang pernah kami buat untuk keamanan data pelanggan."
⭐⭐⭐⭐⭐5.0 / 5.0

πŸŽ“ Pelajaran Penting (Key Learnings)

1. Proactive > Reactive

Security monitoring 24/7 memungkinkan deteksi dini dan respon cepat sebelum damage terjadi. Biaya pencegahan jauh lebih murah daripada biaya pemulihan.

2. Compliance = Competitive Advantage

Kepatuhan terhadap UU PDP dan regulasi OJK/BI bukan hanya kewajiban, tetapi juga meningkatkan trust customer dan membuka peluang bisnis baru.

3. Human Factor Matters

Security awareness training menurunkan phishing success rate dari 28% menjadi 3%. Karyawan yang terlatih adalah pertahanan terbaik.

4. Incident Response Planning

IR plan yang teruji menghemat waktu berharga saat terjadi insiden. Response time <15 menit mencegah escalation dan meminimalkan damage.

5. Continuous Improvement

Security bukan one-time project. Monitoring berkelanjutan, regular assessment, dan improvement iteratif diperlukan untuk stay ahead of threats.

Butuh Solusi Keamanan Siber untuk Fintech Anda?

Jangan tunggu sampai terjadi serangan! Konsultasikan kebutuhan keamanan fintech Anda dengan expert team kami. Dapatkan free security assessment senilai Rp 50 juta.